Senin, 14 Mei 2012

Cabut Gigi Saat Sakit Berbahaya


Benarkah Cabut Gigi Berbahaya dan Bisa Berakibat Fatal?
Waspadai cabut gigiPada prinsipnya, cabut gigi itu aman dan tidak berbahaya, Sebagai ilustrasi setiap hari, di seluruh dunia, ribuan kali dilakukan pencabutan gigi, dan buktinya aman-aman saja. Kalaupun ada yang kemudian menjadi fatal, bisa jadi itu hanya kasus. Misalnya, ternyata pasien punya penyakit berat tertentu sebelumnya. Gigi memiliki beberapa bagian, antara lain email sebagai bagian terluar, lalu di bawahnya ada dentin, dan bagian paling dalam adalah pulpa. Jika yang rusak email-nya, masih bisa ditambal. Begitu pula bila yang rusak bagian dentin, masih bisa dirawat. Jika yang rusak adalah bagian pulpa, maka harus dilakukan perawatan saraf. Pulpa adalah suatu rongga di bawah dentin, di mana di dalamnya terdapat berbagai elemen jaringan seperti pembuluh darah dan persarafan. Sebetulnya, meskipun tinggal akar dan dalam kondisi mati, gigi masih bisa dipertahankan. Cuma, biaya perawatannya memang mahal. Semuanya tergantung pasien. Dokter memberi informasi, pasien sendiri yang menentukan.
- Larangan Jika Pasien Mempunyai Penyakit Berat
Gigi harus dicabut karena berbagai alasan. Pada beberapa kasus, jika gigi tidak dicabut, maka bisa terjadi “Bakteri dari gigi busuk dan bisa terbawa peredaran darah ke mana-mana, ke organ tubuh vital seperti jantung atau ginjal dan organ-organ lainnya. Gigi juga tak boleh dicabut sembarangan. Pasien harus ditanya terlebih dulu, apakah memiliki riwayat penyakit dalam seperti diabetes atau darah tinggi. Penyakit diabetes, misalnya, akan memengaruhi penyembuhan luka, selain ditakutkan bisa menyebabkan infeksi. Contoh lain, pada penderita hipertensi, yang bisa menyebabkan perdarahan. Pasien yang baru saja menjalani operasi besar seperti jantung, atau pasien yang tengah menjalani perawatan kanker, juga tak bisa sembarangan mencabut gigi. Jika pasien ternyata memiliki penyakit-penyakit berat seperti di atas, atau baru saja menjalani operasi besar  maka pencabutan gigi harus dikonsultasikan dengan dokter penyakit dalam yang merawatnya, atau malah ditunda. “Biasanya, sih, sebelum operasi besar, seperti operasi dilakukan check up menyeluruh, termasuk gigi. Kalau tidak, bisa repot.
- Waspadai Minum Obat
Meminum obat-obatan memang boleh-boleh saja. “Sebetulnya enggak apa-apa. Obat-obat itu, kan, dijual bebas di apotek dan bukan hanya untuk sakit gigi saja. Tapi, minum obat-obatan tidak akan menyembuhkan sakit giginya. Mengurangi rasa sakit iya, tapi tidak menyembuhkan. Jika terjadi infeksi pada gigi, maka gigi harus dibersihkan kumannya, yang busuk dibuang, lalu diberi antibiotik, dan sebagainya. gigi harus dipertahankan karena dengan berkurangnya gigi, fungsi pencernaan akan terganggu. “Pencabutan gigi sebetulnya merupakan pilihan terakhir.
- Gejala-gejala Sakit Gigi
Jika anda mengalami gejala sakit gigi maka yang anda perlukan sekarang adalah beberapa tips untuk meredakan gejala sakit gigi:
1. Bawang Putih
Potong halus si bawang putih 1 siung bawang putih, kemudian taburkan sedikit garam. Kunyah di daerah yang sakit dan tak lama kemudian rasa sakit di gigi Anda akan menghilang perlahan. Anda juga boleh menggunakannya sebagai terapi untuk memperkuat struktur tulang gigi Anda.
2. Bawang Merah
Tak hanya si bawang putih, namun bawang merah juga mampu meringankan rasa sakit gigi Anda. Selain itu, kandungan enzim dalam bawang merah dapat membantu membunuh kuman-kuman jahat di dalam mulut.
3. Jeruk Nipis
Peras sari jeruk nipis, ulaskan pada bagian gigi yang sakit sesendok demi sesendok setiap 10 menit sampai sari jeruk tersebut habis. Selain kaya akan  vitamin C, sari jeruk tersebut juga berfungsi sebagai pereda sakit gigi Anda.
4. Minyak Cengkeh
Anda mungkin tahu bahwa cengkeh adalah salah satu komposisi penyusun rokok. Namun berbeda dengan cengkeh tersebut, sari minyak cengkeh sangat manjur untuk menyelamatkan gigi Anda dari serangan rasa ngilu. Caranya mudah, oleskan minyak cengkeh pada gigi Anda dengan bantuan kapas.
5. Garam
Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi garam secara langsung, bukan karena efek samping, namun rasanya tentu sangat asin bukan? Namun di balik rasa asin ini, kandungan yodium yang tinggi juga meringankan ngilu gigi. Caranya mudah, taburkan garam dalam segelas air mineral hangat. Aduk kemudian gunakan sebagai sarana mouthwash. Berkumurlah setidaknya sampai Anda merasa cukup nyaman dan tak terlalu tersiksa oleh rasa sakit gigi.
Tips jitu tersebut sangat sederhana,namun jangan merendahkan kasiatnya. Obat=obat tersebut dapat mengusir rasa sakit tanpa menimbulkan efek samping dan tidak berbahaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar