Jumat, 18 Januari 2013

Penyebab Sembelit atau Konstipasi

Penyebab Sembelit atau Konstipasi

cegah sembelit
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Setiap orang memiliki frekwensi Buang Air Besar (BAB) yang bervariasi. Ada yang hanya beberapa kali seminggu namun ada juga yang hingga tiga kali setiap hari. Frekwensi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor namun gaya hidup adalah faktor yang berperan besar terhadap frekuensi BAB.

Apabila BAB kurang dari tiga kali seminggu disertai rasa tidak nyaman di perut dan pada saat BAB anda sudah bisa dikatakan sembelit atau konstipasi. Feses yang terlalu lama di usus dapat mengganggu kesehatan karena cairan dan racun dapat diserap lagi dan masuk ke aliran darah sehingga perlu segera di tanggulangi. Saat sembelit terjadi seringkali perut akan terasa kembung, tidak nyaman, menurunnya nafsu makan, sakit kepala, ingin BAB tapi sulit untuk menggeluarkannya. Feses yang keras dan besar dapat melukai anus sehingga menimbulkan perdarahan atau mendukung timbulnya ambeien/wasir.
Konstipasi merupakan masalah yang dialami oleh banyak orang. Diperkirakan 1 dari 10 orang mengalami masalah pencernaan ini. Prevalensinya meningkat pada orang yang lanjut usia diatas 60 tahun. Hal ini karena orang tua pergerakan ususnya menurun dan biasanya menggunakan obat-obatan sembelit. Ibu hamil sering mengalami konstipasi karena tekanan pada rahim yang membesar. Faktor hormonal juga dapat mempengaruhi hal ini.
Penyebab Sembelit

1. Kurang olahraga
Kurang olahraga menyebabkan gerakan otot menjadi berkurang akibatnya keinginan untuk ke toilet juga berkurang.
2. Diet tinggi lemak dan rendah serat
Serat memberikan massa pada feses yang memicu pergerakan usus. Meskipun tidak diserap oleh tubuh tetapi serat penting
dalam proses penyerapan dan menjaga kesehatan pencernaan. Diet rendah serat dan tinggi lemak membuat feses padat dan
keras sehingga sulit untuk dikeluarkan.
3. Sering menahan BAB
Beberapa orang mengabaikan keinginan untuk BAB, dan ini dapat memulai siklus sembelit. Kebiasaan ini harus dihilangkan. Setelah jangka waktu tertentu, keinginan untuk kebelakang akan berkurang, yang dapat menyebabkan sembelit progresif. Sebagai contoh, beberapa orang mungkin mengabaikan pergi ke toilet karena mereka sibuk atau beberapa orang menghindari menggunakan toilet umum.

4. Kurang cairan
Kebutuhan cairan kita sekitar 1,5-2 liter per hari. Saat kebutuhan ini tidak terpenuhi kotoran akan menjadi lebih kering dan padat. Manfaat minum banyak air putih

5. Kehamilan
Hal-hal yang dimungkinkan menyebabkan konstipasi pada wanita hamil misalnya tekanan mekanik pada usus, perubahan hormonal, perubahan diet dan perubahan konsumsi cairan.
6. Gangguan emosional misalnya stres
Stres dan sembelit bisa menjadi lingkaran setan. Stres dapat menyebabkan sembelit dan sebaliknya stres bisa menjadi
salah satu gejala konstipasi.
7. Ada ketidaknormalan pada usus.

8. Ada penyakit tertentu misalnya stroke, wasir, tumor.

9. Sering dan teratur minum kopi atau teh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar