Sabtu, 12 Januari 2013

Ramuan herbal untuk batuk darah

Ramuan herbal untuk batuk darah


















Batuk darah ( HEMOPTISIS ) yaitu batuk yang disertai darah pada dahak yang keluar maupun pada saat batuk, hal ini merupakan gejala atau tanda dari suatu penyakit infeksi. Batuk darah berbeda dengan batuk pilek pada waktu terserang Flu. Volume darah yang dibatukkan bervariasi dan dahak bercampur darah dalam jumlah minimal hingga masif, tergantung laju perdarahan dan lokasi perdarahan.

Batuk darah atau hemoptisis adalah ekspektorasi darah akibat perdarahan pada saluran napas di bawah laring, atau perdarahan yang keluar melalui saluran napas bawah laring. Batuk darah lebih sering merupakan tanda atau gejala dari penyakit dasar sehingga etiologi harus dicari melalui pemeriksaan yang lebih teliti. Batuk darah masif dapat diklasifikasikan berdasarkan volume darah yang dikeluarkan pada periode tertentu. Batuk darah masif memerlukan penanganan segera karena dapat mengganggu pertukaran gas di paru dan dapat mengganggun kestabilan hemodinamik penderita sehingga bila tidak ditangani dengan baik dapat mengancam jiwa.

Sumber perdarahan hemoptisis dapat berasal dari sirkulasi pulmoner atau sirkulasi bronkial. Hempotisis masif sumber perdarahan umumnya berasal dari  sirkulasi bronkial ( 95 % ). Sirkulasi pulmoner memperdarahi alveol dan duktus alveol, sistem sirkulasi ini bertekanan rendah dengan dinding pembuluh darah yang tipis. Sirkulasi bronkial memperdarahi trakea, bronkus utama sampai bronkiolus dan jaringan penunjang paru, esofagus, mediastinum posterior dan vasa vasorum arteri pulmoner. Sirkulasi bronkial ini terdiri dari arteri bronkialis dan vena bronkialis.

Darah pada batuk darah dapat berasal dari beberapa anatomis sebagai berikut : 


  • Bronkitis  akibat pecahnya pembuluh darah superfisial di mukosa,

  • TB paru akibat robekan atau ruptur aneurisma arteri pulmoner (dinding kaviti “aneurisma Rassmussen”). atau akibat pecahnya anastomosis bronkopulmoner atau proses erosif pada arteri bronkialis,

  • Infeksi kronik akibat inflamasi sehingga terjadi pembesaran & proliferasi arteri bronchial misal : bronkiektasis, aspergilosis atau fibrosis kistik,

  • Kanker paru akibat pembuluh darah yg terbentuk rapuh sehingga mudah berdarah.

Penyebab batuk darah sangat beragam antara lain : 

  1. Infeksi : tuberkulosis, staphylococcus, klebsiella, legionella), jamur, virus

  2. Kelainan paru seperti bronchitis, bronkiektasis, emboli paru, kistik fibrosis, emfisema bulosa

  3. Neoplasma : kanker paru, adenoma bronchial, tumor metastasis

  4. Kelainan hematologi : disfungsi trombosit, trombositopenia, disseminated intravascular coagulation (DIC)

  5. Kelainan jantung : mitral stenosis, endokarditis tricuspid

  6. Kelainan pembuluh darah : hipertensi pulmoner, malformasi arterivena, aneurisma aorta

  7. Trauma : jejas toraks, rupture bronkus, emboli lemak

  8. Iatrogenik : akibat tindakan bronkoskopi, biopsi paru, kateterisasi swan-ganz, limfangiografi

  9. Kelainan sistemik : sindrom goodpasture, idiopathic pulmonary hemosiderosis, systemic lupus erytematosus, vaskulitis (granulomatosis wagener, purpura henoch schoenlein, sindrom chrug-strauss)

Obat alami/herbal batuk darah antara lain:

  1. Ketumbar yang direndam dengan cuka yang tradisional, kemudian disaring dan diminum dengan dicampur sedikit gula.

  2. Kayu manis direbus dengan air panas lalu disaring dan diminum dengan dicampur gula dan madu.

  3. Makan telur ayam kampung setengah matang.

  4. Minum susu kambing atau sapi murni dan yang masih segar.

Cara penggunaan obat alami tersebut bisa memilih salah satu saja atau dua cara dipakai bergantian misal; di saat pagi dan siang hari minum susu segar ketika pada malam hari minum rebusan kayu manis yang dicampur madu dan gula.  Jika dalam 5-7 hari tidak ada perubahan ada baiknya anda periksakan pada dokter kepercayaan anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar